Metode Socratic

Metode Socratic

December 16, 2014 Tips 0

Metode Socratic diperkenalkan oleh Socrates, filsuf kenamaan dari Yunani yang hidup pada abad ke-4 SM. Metode Socratic adalah salah satu metode yang dapat digunakan dalam perdebatan, terutama untuk menunjukkan kelemahan argumen lawan debat anda. Tujuan metode ini adalah membuat lawan debat anda secara tidak langsung membantah pernyataannya sendiri. Ingin tahu? Silahkan ikuti langkah-langkah berikut:

1. Mulailah dengan sebuah pernyataan dari lawan debat anda

Metode ini dimulai dengan sebuah pernyataan (statement) dari lawan debat anda, misalnya: “Politik itu kotor”. Jika anda tidak mendapatkan pernyataan langsung seperti itu, buatlah lawan debat anda menyatakannya dengan cara mengajukan pertanyaan yang mencoba menyimpulkan argumennya, seperti ini: “Jadi menurut anda, politik itu kotor?” Setelah pernyataan didapatkan, lanjutkan dengan langkah ke-2.

2. Nyatakan implikasi dari pernyataan tersebut

Asumsikan pernyataan awal pada langkah sebelumnya itu salah. Carilah sebuah implikasi atau pernyataan lain yang mengarah pada kontradiksi atau pengecualian dari pernyataan awal tadi.

Contoh: “Kalau begitu, semua politikus itu kotor?

Jika jawabannya tidak, lanjut ke langkah 3.

Jika jawabannya ya, lanjut ke langkah 4.

3. Tantang lawan debat untuk merubah pernyataan awal dengan pengecualian atau penyangkalan yang diterima pada langkah 2. 

Contoh: “Wah, kalau begitu, politik itu tidak selalu kotor. Anda setuju?”.

Dengan demikian, lawan debat anda secara terpaksa harus mengiyakan bahwa pernyataan awal pada langkah 1 tidak 100% benar. Abaikan langkah selanjutnya, karena anda telah memenangkan debat ini.

4. Berikan implikasi dari pernyataan pada langkah ke dua. 

Contoh: “Jika semua politikus itu kotor, bagamana dengan si A atau si B? Apakah mereka juga kotor?”. Kalau perlu, sertakan fakta-fakta pendukung bahwa implikasi tersebut (dalam contoh ini, fakta-fakta bahwa si A atau si B bukan politikus kotor) menyalahi pernyataan awal.

Jika jawabannya tidak, kembali ke langkah 3.

Jika jawabannya ya, ulangi langkah 4 ini dengan memberikan implikasi yang lain, misalnya: “Lho, jadi menurut anda si A dan si B dapat disamakan dengan politikus yang lain?”. Ulangi langkah ini terus-menerus sampai lawan debat anda secara tidak langsung menyangkal pernyataan awal. Jika ini terjadi, kembali ke langkah 3.

 

Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Socratic_method

http://www.wikihow.com/Argue-Using-the-Socratic-Method

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *