Apa itu Shell?

Apa itu Shell?

September 8, 2014 Operating System Shell Tips 0

Apa itu Shell? Shell adalah salah satu cara yang disediakan oleh sistem operasi bagi pengguna untuk berinteraksi dan mengakses layanan-layanannya. Hampir semua sistem operasi modern memiliki fitur Shell, contohnya:
1) Mac OS X = bash
2) Windows = cmd.exe
3) Linux = bash
4) FreeBSD (UNIX) = tcsh

Kebanyakan Shell berbentuk CLI (Command Line Interface) dimana perintah dimasukkan dengan cara diketikkan. Walaupun sebagian besar Shell juga mendukung GUI (Graphical User Interface) dan penggunaan mouse pointer, tetap saja umumnya metoda utama pengoperasiannya adalah dengan cara mengetikkan perintah menggunakan keyboard. Ini yang kerap kali menjadi kendala bagi pengguna yang ingin menggunakan Shell karena mau-tidak-mau harus menghafal banyak sekali perintah.

Saya jadi ingat, jaman saya pertama kali belajar komputer dulu (awal 1990-an). Sistem operasi yang populer pada waktu itu adalah Disk Operating System (DOS) yang berbasis tekstual. Pada waktu itu, monitor berbasis VGA masih jarang dan GUI belum banyak diketahui orang, at least di Indonesia ya. Jadilah satu-satunya cara mengoperasikan sistem operasi yang paling umum waktu itu adalah melalui Shell. Saya ingat harus hafal perintah-perintah DOS misalnya untuk pindah direktori, copy/paste, copy dan hapus file, dll. Bahkan sampai sekarang pun beberapa perintahnya masih saya ingat. Namun di era sistem operasi berbasis grafis (GUI) dewasa ini, kebanyakan orang mengoperasikan sistem operasi dengan mouse atau touchpad dan mengabaikan atau bahkan tak kenal lagi dengan Shell.

Kenapa dinamakan Shell? “Shell”, atau dalam bahasa Indonesia: “cangkang kerang”, berperan sebagai rumah dari kerang yang melindungi binatang tersebut dari predator. Intinya, shell adalah “lapisan” pemisah antara si kerang dan dunia luar. Kira-kira seperti itulah fungsi Shell dalam sistem operasi: memisahkan kernel (komponen utama dari sistem operasi) dan pengguna. Fungsinya bersifat dua arah, 1) memudahkan user untuk mengakses fungsi-fungsi dasar dalam kernel, 2) melindungi kernel dari kesalahan-kesalahan yang tak disengaja atau penggunaan yang tak semestinya oleh user.

Kenapa Shell penting? Kata orang, “di balik kesederhanaan ada kekuatan”. Kira-kira demikianlah Shell itu. Di balik kesederhanaannya, anda bisa melakukan apa saja, bahkan lebih dari yang bisa anda lakukan dengan cara GUI. Selain itu, perintah-perintah Shell dapat di-batch sehingga dapat dijalankan secara kolektif, sekuensial dan otomatis jika diperlukan. Fitur ini menurut saya sangat powerful karena memiliki potensi yang luar biasa untuk mencustomize tugas-tugas spesifik yang tidak bisa (atau belum) disediakan oleh metode GUI. So, if you want to boost more power to your computing skill, learn SHELL…!!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *