Memanfaatkan Evernote sebagai post-editor blog Wordpress

Memanfaatkan Evernote sebagai post-editor blog WordPress

July 25, 2014 Blogging Blogging tools 0

Picture

Saya menggunakan layanan Evernote sudah lumayan lama. Dan seperti yang banyak disarankan orang di Internet, saya memakai Evernote nggak tanggung-tanggung… Semua note dan catatan kecil (yang biasanya saya buat menggunakan Notepad atau aplikasi sebangsanya) yang jumlahnya mungkin ratusan, semuanya saya simpan di Evernote agar bisa diakses darimana saja dan kapan saja saya butuhkan. Jadinya, Evernote adalah salah satu aplikasi wajib yang saya gunakan hampir setiap hari.

Tapi hari ini saya menemukan manfaat lain dari Evernote. Ternyata kita bisa menggunakannya untuk membuat postingan blog. Memang akhir-akhir ini saya sedang mencari aplikasi Mac yang pas untuk membuat dan mengelola postingan blog saya secara offline. Sebenarnya saya sudah mencoba beberapa di antaranya, terutama yang tersedia free di Internet, misalnya:

  1. Qumana

  2. PixelPumper

  3. QTM

tapi sampai saat ini belum ada yang cocok. Salah satu alasannya adalah karena dukungan fitur Markdown. Kebanyakan aplikasi-aplikasi di atas tidak mendukung Markdown, at least secara native

Sebenarnya ada sebuah aplikasi lain bernama Mou (lihat screenshot di atas) yang menyediakan fitur Markdown. Aplikasi ini cukup bagus dan saya sempat menggunakannya beberapa waktu. Namun sayangnya, blogging platform yang didukung baru Scriptogr.am dan Tumblr, sementara blog saya menggunakan WordPress.

sentinote

Nah, hari ini saya menemukan cara untuk menghubungkan Evernote dengan WordPress di server hostingan saya. Caranya adalah dengan menginstall sebuah plug-in WordPress bernama Sentinote. Setelah menginstall dan mengaktifkan Sentinote di WordPress, kita dapat membuat postingan baru, atau mengelola postingan yang sudah ada, di Evernote. Awalnya, kita perlu menspesifikasikan dulu sebuah Notebook khusus di Evernote dan mencantumkannya di settingan Sentinote. Selanjutnya, untuk mengirim postingan baru ke WordPress, cukup dengan mencantumkan tag published pada note yang kita buat, lalu klik synch untuk menyimpan note tersebut di Evernote. Secara berkala, Sentinote yang berjalan di server WordPress kita akan mengecek note-note baru di Evernote dan otomatis mempublishnya jika ada.

Tentu saja Evernote tidak mendukung preview dokumen Markdown secara langsung sebagaimana yang disediakan di Mou. Untuk mengakalinya, saya bisa menggunakan Mou pada tahap penulisan, lalu menggunakan Evernote untuk publishing. Artikel yang sedang anda baca ini awalnya ditulis di Mou, kemudian saya copy-paste ke Evernote, lalu disynch dan secara otomatis ditambahkan sebagai postingan baru di blog WordPress saya.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, khususnya dalam membuat postingan di Evernote:

  • Setiap kali anda menuliskan sebuah link di Evernote, link tersebut akan dirubah secara otomatis menjadi clickable-link. Nah, jika anda menggunakan format Markdown, hal ini bisa bermasalah. Solusinya: Sebelum melakukan synch, pastikan anda mengklik: Format -> Make Plain Text.

  • Anda dapat menspesifikasikan sebuah posting dalam kategori tertentu dengan cara mencantumkan nama kategori ke dalam tag. Gunakan tanda bracket seperti ini: [nama_kategori]. Pastikan anda melakukan ini sebelum melakukan synch yang pertama. Jika post tersebut sudah terlanjur di-publish oleh WordPress di kategori tertentu (default-nya di Uncategorized), kita tidak bisa lagi memindahkannya ke kategori lain dengan cara mencantumkan tag kategori.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *