Apa itu MOOC?

Apa itu MOOC?

May 16, 2018 Education 1

 

MOOC, singkatan dari “Massive Open Online Course“, adalah salah satu bentuk teranyar dari pendidikan jarak jauh berbasis ICT (Information and Communication Technology). MOOC kian mendapat perhatian publik dalam beberapa tahun terakhir ini, bahkan disebut-sebut sebagai salah satu disruptive force di bidang pendidikan karena memiliki potensi untuk membuat pendidikan itu sendiri, terutama pendidikan tinggi, semakin terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. Dengan kata lain, MOOC dianggap mampu mendemokratisasi pendidikan tinggi. Namun, apa sebenarnya MOOC itu? Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas.

Definisi MOOC sendiri dapat diuraikan dari kata-kata yang menyusunnya:

  1. MOOC itu “Massive” karena, secara teoritis, dapat menyediakan sarana pembelajaran bagi sejumlah besar pengguna melalui Internet, tanpa perlu diimbangi dengan penambahan jumlah pengajar.
  2. MOOC itu “Open” dalam beberapa artian:
    • free: gratis, artinya orang dapat menggunakan MOOC tanpa biaya,
    • accessible: dapat diakses oleh siapapun dengan dukungan teknologi informasi yang dibutuhkan, misalnya koneksi Internet dan perangkat akses yang memadai,
    • open-enrolment: tidak dibutuhkan proses admisi, seperti halnya pada pendidikan konvensional.
  3. MOOC itu diarahkan untuk diakses secara “Online“, yakni melalui Internet tanpa perlu tatap muka secara langsung. Dengan penyajian secara daring (online), MOOC melepaskan proses belajar dari batasan ruang dan waktu. Meskipun kebanyakan MOOC digelar secara full-online, dalam prakteknya banyak pula yang mengadaptasi MOOC secara hybrid atau blended dengan metode-metode pembelajaran konvensional yang melibatkan tatap muka.
  4. MOOC itu berbentuk “Course” yakni seperangkat unit instruksional mandiri yang berlangsung dalam suatu kurun waktu tertentu. Adapun isi (content) dari unit instruksional ini adalah sekumpulan informasi berkaitan dengan bidang/topik tertentu yang dikemas berdasarkan sebuah silabus dan umumnya juga mencakup penugasan (assignment), penilaian dan evaluasi.

Dengan menggabungkan keempat aspek di atas dalam sebuah akronim, Major & Blackmon (2016) menyimpulkan MOOC seperti ini:

MOOCs are an educational offering with the following characteristics: a start and end point, emphasis on a particular content area, assignments and assessment, online modality, free for anyone to use, and lacking in admissions criteria, which creates the potential and capacity to enroll hundreds of thousands of students.

Terjemahan bebas saya atas definisi di atas adalah sebagai berikut: “MOOC adalah sebuah bentuk pendidikan yang memiliki beberapa karakteristik: memiliki titik awal dan akhir, menekankan pada materi dalam bidang/topik tertentu yang disertai seperangkat penugasan dan penilaian tertentu, disajikan secara daring, bebas biaya, dan tidak membutuhkan proses admisi, sehingga memiliki potensi untuk menjangkau ratusan ribu peserta didik”.

 

Sumber:

  1. Major, Claire H., and Stephanie J. Blackmon. “Massive Open Online Courses: Variations on a New Instructional Form.” NEW DIRECTIONS FOR INSTITUTIONAL RESEARCH 167 (2016): 11–25.
  2. MUSIC, Almedina, and Stéphan VINCENT-LANCRIN. MASSIVE OPEN ONLINE COURSES (MOOCs): TRENDS AND FUTURE PERSPECTIVES. N.p., 2016. Print.

 

One Response

  1. […] Isinya adalah overview saya tentang strategi yang kami persiapkan untuk men-deliver MOOC (Massive Open Online Course) tentang kewirausahaan bagi target group di pulau-pulau terpencil Provinsi Sulawesi Utara. Isi […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *